DUKUHREJO – Semangat kebersamaan dan koordinasi antar pimpinan desa di wilayah Kecamatan Bayan kembali diperkuat melalui pertemuan rutin Paguyuban Polosoro. Pada edisi kali ini, Jumat (17/04/2026), Desa Dukuhrejo terpilih menjadi tuan rumah. Acara yang berlangsung hangat tersebut diselenggarakan di lokasi strategis, yakni di Griya Mutiara Woundcare (GMW), yang memberikan suasana nyaman bagi para peserta untuk berdialog dan bertukar pikiran.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuhrejo yang mendampingi seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Bayan. Kehadiran para pimpinan desa ini menunjukkan soliditas yang tinggi dalam mengawal program-program kewilayahan. Tak hanya dihadiri oleh unsur perangkat desa, pertemuan ini juga menghadirkan Direktur Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) guna membahas sinergi ekonomi kerakyatan di tingkat kecamatan.
Kepala Desa Dukuhrejo, Suhadi, S.Sos., bertindak langsung sebagai tuan rumah sekaligus memimpin jalannya pertemuan. Kapasitas beliau dalam acara ini menjadi sangat krusial mengingat dirinya juga menjabat sebagai Ketua Polosoro se-Kecamatan Bayan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya wadah ini sebagai sarana komunikasi efektif guna menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi desa-desa di wilayah Bayan secara kolektif.
baca juga : https://dukuhrejo.id/artikel/2026/4/16/pemerintah-siapkan-rp-4-triliun-per-bulan-untuk-968-juta-peserta-pbi-bpjs-kesehatan
Agenda utama pertemuan ini adalah koordinasi internal yang membahas berbagai isu terkini terkait tata kelola pemerintahan desa dan pelayanan publik. Diskusi mengalir dua arah, di mana para kepala desa berkesempatan memaparkan kendala maupun inovasi yang ada di wilayah masing-masing. Pertemuan ini diharapkan mampu menciptakan keselarasan program kerja sehingga pembangunan di Kecamatan Bayan dapat berjalan lebih merata dan terintegrasi.
Menariknya, di sela-sela pembahasan agenda kedinasan yang cukup padat, acara juga diselingi dengan kegiatan arisan antar Kepala Desa. Tradisi arisan ini bukan sekadar urusan finansial, melainkan menjadi strategi sosial untuk mempererat tali silaturahmi secara personal. Dengan adanya sesi santai seperti ini, sekat-sekat formalitas mencair, sehingga hubungan emosional antar pimpinan desa menjadi lebih kuat dan harmonis.
Seluruh rangkaian acara yang dimulai sejak siang hari tersebut berjalan dengan tertib dan lancar hingga mencapai paripurna. Fasilitas di GMW yang memadai turut mendukung kenyamanan para peserta dalam mengikuti setiap sesi. Dengan berakhirnya pertemuan ini, Paguyuban Polosoro Kecamatan Bayan diharapkan membawa semangat baru bagi setiap Kepala Desa untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian di desa masing-masing. (adm)