Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purworejo masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana, di Pendopo Kabupaten Purworejo, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut juga disaksikan oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH beserta jajaran Forkopimda dan tamu undangan. Dalam pelantikan tersebut, drg. H. Ernawan Cahyo Winardi, MM dikukuhkan sebagai Ketua PMI Kabupaten Purworejo periode 2026–2031. Ia akan didampingi oleh Drs. Frikly Widhi Dewanto, M.T. sebagai sekretaris, serta apt. Drs. Wasilin, M.Sc. sebagai bendahara bersama jajaran pengurus lainnya.
Pengukuhan ini berdasarkan Keputusan Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah Nomor 487/PMI Jateng/2/2026 tentang Pengurus PMI Kabupaten Purworejo masa bakti 2026–2031. Dalam kesempatan yang sama juga ditetapkan Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Purworejo periode 2026–2031 dengan Ketua Ahmad Zainuddin S.IP., MM serta sejumlah anggota lainnya. Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah Sarwa Pramana menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus dan dewan kehormatan yang baru di lantik.
Ia berharap kepengurusan yang baru dapat memperkuat peran PMI dalam pelayanan kemanusiaan serta penanganan kebencanaan di daerah. Menurutnya, Purworejo termasuk wilayah yang memiliki potensi bencana cukup tinggi, mulai dari longsor, banjir hingga kekeringan. Oleh karena itu, PMI diharapkan mampu bergerak cepat membantu masyarakat dengan tetap berkoordinasi dengan lembaga terkait seperti BPBD. “PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang dapat bergerak cepat saat terjadi bencana. Namun tetap harus berada di bawah koordinasi BPBD sesuai ketentuan. Saya juga berharap pengurus dapat menjaga integritas serta memastikan dana kemanusiaan dari masyarakat kembali dimanfaatkan untuk masyarakat,” ujarnya.
Sarwa juga mendorong PMI Purworejo untuk meningkatkan kegiatan sosial kepada masyarakat, termasuk melalui program dapur umum, pelayanan kesehatan, hingga pembentukan desa tangguh bencana.
Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan selamat kepada dewan kehormatan dan pengurus PMI yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat meningkatkan profesionalitas organisasi serta pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Purworejo.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi PMI saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya potensi bencana serta tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin cepat dan berkualitas. “Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap PMI terus meningkatkan kapasitas relawan, memperkuat manajemen organisasi, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak guna menjawab tantangan kemanusiaan,” kata Yuli. Pada kesempatan tersebut, Pemkab Purworejo juga menyerahkan hibah tanah dan bangunan kepada PMI Kabupaten Purworejo sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan organisasi kemanusiaan tersebut.
“Kami berharap dengan adanya hibah ini PMI Purworejo dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan,” tambahnya. Ketua PMI Kabupaten Purworejo Ernawan menjelaskan bahwa selain pengukuhan pengurus, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan hibah tanah dan bangunan yang sebelumnya digunakan oleh PMI dan kini resmi menjadi aset PMI.
Menurutnya, lahan seluas sekitar 1.100 meter persegi tersebut ke depan akan dikembangkan untuk markas PMI, pos relawan, garasi ambulans serta fasilitas pendukung lainnya. “Dengan status tanah yang sudah menjadi milik PMI, ke depan akan kami kembangkan untuk perkantoran, markas PMI, pos relawan dan garasi ambulans agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” jelasnya. Ia menambahkan, dalam waktu dekat PMI Purworejo juga akan menyiapkan berbagai layanan menjelang arus mudik Lebaran, termasuk membuka pos pelayanan kesehatan bersama Dinas Perhubungan serta menyiagakan ambulans selama 24 jam.
“Kami berharap seluruh relawan dapat menjalankan tugas dengan baik serta mengutamakan keselamatan, sehingga dapat membantu menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun para pemudik saat Idulfitri,” pungkasnya.
https://id-post.id/pmi-purworejo-resmi-dikukuhkan-bupati-hibahkan-lahan-1-100-meter-untuk-markas-dan-pos-relawan/?all=1